Ini adalah cerita yang ku alami kemarin siang saat aku sedang dalam perjalanan menuju kampus untuk melaksanakan ujian tengah semester.
Aku berangkat menuju kampus melalui jalan KH. M. Toha, saat tiba di lampu merah aku berhenti. Seperti biasa aku selalu memperhatikan hal di sekelilingku demi menghilangkan rasa bosan saat menunggu lampu merah dengan durasi yang cukup panjang.
Tepat di samping sepeda motorku ada seorang suami istri yang baru saja berhenti dengan menggunakan sepeda motor usang yang hampir tak laya pakai. Namun suami tersebut yang ku pikir menunggu lampu merah sepertiku justru memarkirkan sepeda motor bututnya, dan pergi berjalan kaki menuju ke sebuah toko yang terletak di seberang jalan. Sementara sang istri pun turun dan berdiri menunggu sepeda motornya yang kuncinya masih tertinggal di stank sepedanya.
Sesekali sang istri melihat sepeda motor yang ku pakai. Pikirku mungkin ibu ini sangat ingin memiliki sepeda motor yang lebih layak dipakai.
Kemudian ibu itu mengeluarkan dompet kecil dari tas yang sudah lusuh. Dikeluarkannya uangnya yang ada di dalam dompetnya. Isinya mungkin tak lebih dari Rp.50.000. Seakan dia ingin mengambil uang seribuan namun dimasukkannya lagi. Dan ku lihat dia mengeluarkan uang lembaran Rp.10.000 yang aku lihat hanya satu-satunya nominal terbesar di dalam dompetnya.
Ku pikir wanita yang sepertinya berumur 55 tahun ini akan menyusul suami yang sedari tadi belum datang jua.
Namun salah dugaanku ternyata ibu ini menuju ke sebuah warung yang terletak di samping jalan yang telihat banyak sekali tukang becak yang sedang menunggu para pelanggannya. Kemudia ibu ini memberikan uang yang telah diambilnya tadi dan diberikan kepda anak kecil penderita hydrocefalus. Dan terlihat gambaran semyum di antara mereka yag berkumpul disana.
Terharu, dan seketika lampu hijau berlabuh....
Aku sangat salut kepada ibu tersebut yang rela meberikn sebagian uangnya demi orang yang jauh lebih membutuhkan. Bukan dari nominalnya namun keikhlasannya yang belum tentu kita bsa melakukannya. Dan ibu itu telah melakukannya. Semoga ibu itu mendapat balasan yang lebih atas keikhlasan dan kesabarannya menjalani hidup ini. Semangaaat ^^